Nama : Zahra Dwi Septiani
NIM : 231011700647
Dosen : Karno Ganjar Prasetyo, S.Kom., M.Kom
Matkul : Keamanan Sistem Informasi
Penjelasan Proses Import File ke phpMyAdmin Menjadi Database
File yang dimasukkan ke dalam phpMyAdmin merupakan file berekstensi .sql yang berisi kumpulan perintah SQL, seperti CREATE DATABASE, CREATE TABLE, INSERT INTO, serta perintah lainnya yang digunakan untuk membangun struktur database dan mengisi data awal. File ini biasanya diperoleh dari pengembang aplikasi atau hasil ekspor (export) database sebelumnya.
Proses dimulai dengan membuat sebuah database baru di phpMyAdmin, misalnya jasa. Setelah database berhasil dibuat, pengguna memilih menu Import, kemudian memilih file .sql yang telah disediakan. Selanjutnya, pengguna menekan tombol Go/Kirim sehingga phpMyAdmin akan menjalankan seluruh perintah SQL yang terdapat pada file tersebut.
Setelah proses import selesai tanpa adanya error, database akan otomatis memiliki struktur yang sama seperti database asli. Di dalam database tersebut akan terbentuk beberapa tabel, misalnya:
- user → Menyimpan data pengguna yang dapat login ke sistem.
- biaya → Menyimpan data tarif atau biaya jasa.
- transaksi → Menyimpan data transaksi pelanggan.
Selain membuat tabel, file SQL juga dapat langsung mengisi data awal (default data) sehingga aplikasi dapat digunakan tanpa harus memasukkan seluruh data secara manual.
Tujuan Import Database
Import file SQL bertujuan untuk:
- Membuat struktur database secara otomatis.
- Membuat seluruh tabel beserta relasinya.
- Mengisi data awal (jika tersedia).
- Mempermudah proses instalasi aplikasi pada komputer atau server baru.
- Menjamin struktur database sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
Penjelasan Halaman Login
Pada halaman login terdapat beberapa komponen utama, yaitu:
-
Judul "Login Admin"
Menunjukkan bahwa halaman ini dikhususkan untuk pengguna yang memiliki hak akses sebagai administrator.
-
Form Username
Kolom pertama digunakan untuk memasukkan username pengguna. Pada gambar terlihat username yang dimasukkan adalah "zahra".
-
Form Password
Kolom kedua digunakan untuk memasukkan password. Karakter password disembunyikan dalam bentuk simbol titik (
••••••••) untuk menjaga keamanan informasi pengguna. -
Tombol Login
Tombol Login digunakan untuk mengirim data username dan password ke server. Sistem kemudian akan melakukan proses validasi dengan mencocokkan data yang dimasukkan dengan data pada tabel
userdi database MySQL.
Alur Proses Login
Proses login pada aplikasi berlangsung sebagai berikut:
-
Pengguna membuka halaman login melalui browser dengan alamat
http://localhost/jasa/. - Pengguna memasukkan username dan password pada form yang tersedia.
- Setelah tombol Login ditekan, aplikasi mengirimkan data ke server menggunakan bahasa pemrograman PHP.
-
Sistem memeriksa kecocokan username dan password dengan data yang tersimpan pada tabel
userdi database. - Jika data sesuai, pengguna berhasil masuk ke halaman utama (dashboard).
- Jika data tidak sesuai, sistem akan menampilkan pesan bahwa username atau password salah sehingga pengguna tidak dapat mengakses sistem.
Fungsi Halaman Login
Halaman login berfungsi sebagai sistem autentikasi untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang memiliki akun terdaftar yang dapat mengakses aplikasi. Dengan adanya proses login, keamanan sistem lebih terjamin karena setiap pengguna harus memasukkan kredensial yang valid sebelum menggunakan fitur-fitur seperti pengelolaan data biaya, transaksi, maupun data pengguna.
Penjelasan Halaman Dashboard Admin
Dashboard Admin berfungsi sebagai pusat navigasi bagi administrator untuk mengelola seluruh data yang terdapat pada sistem. Pada halaman ini ditampilkan informasi mengenai status login pengguna serta menu-menu yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai fitur aplikasi.
1. Header Aplikasi
Di bagian atas terdapat navigation bar yang berisi identitas aplikasi dan menu utama, yaitu:
- Aplikasi Jasa Cuci sebagai nama sistem.
- Beranda digunakan untuk kembali ke halaman utama dashboard.
- Transaksi digunakan untuk mengelola data transaksi jasa cuci, seperti menambah, mengubah, maupun melihat transaksi pelanggan.
- Laporan digunakan untuk menampilkan dan mencetak laporan transaksi yang telah dilakukan.
- Data Master digunakan untuk mengelola data utama aplikasi, seperti data pengguna maupun data biaya jasa.
2. Informasi Pengguna
Pada pojok kanan atas ditampilkan nama pengguna yang sedang login, yaitu zahra dwi septiani. Informasi ini menunjukkan bahwa sistem berhasil mengenali akun yang sedang digunakan dan memberikan akses sesuai hak pengguna.
3. Halaman Selamat Datang
Di bagian tengah halaman terdapat pesan:
"Selamat Datang di UAS Keamanan Sistem Informasi"
Pesan ini berfungsi sebagai halaman pembuka setelah pengguna berhasil login. Selain itu terdapat informasi bahwa pengguna yang sedang aktif adalah Admin, sehingga memiliki hak akses penuh terhadap seluruh fitur yang tersedia pada aplikasi.
4. Hak Akses Admin
Sebagai administrator, pengguna memiliki hak untuk:
- Mengelola data master.
- Mengelola data transaksi jasa cuci.
- Melihat dan mencetak laporan.
- Mengelola data pengguna apabila fitur tersebut tersedia.
- Melakukan logout setelah selesai menggunakan aplikasi.
Fungsi Dashboard Admin
Dashboard Admin berfungsi sebagai pusat pengendalian sistem yang memudahkan administrator dalam mengakses seluruh fitur aplikasi. Melalui dashboard ini, admin dapat melakukan pengelolaan data, memantau aktivitas transaksi, serta menghasilkan laporan secara lebih cepat dan terorganisir.
Penjelasan Tampilan Visual Studio Code
Visual Studio Code digunakan sebagai perangkat lunak untuk menulis, mengedit, dan mengelola kode program aplikasi. Proyek yang dibuka bernama JASA, yang berisi kumpulan file PHP, CSS, JavaScript, font, serta database yang saling terhubung untuk membentuk sebuah aplikasi berbasis web.
Struktur Folder Proyek
Pada panel sebelah kiri (Explorer) terlihat beberapa folder dan file utama, yaitu:
- css → Berisi file CSS yang digunakan untuk mengatur tampilan antarmuka aplikasi.
-
database → Berisi file database, biasanya berupa file
.sqlsebagai cadangan atau import database. - fonts → Menyimpan jenis huruf (font) yang digunakan pada aplikasi.
- js → Berisi file JavaScript yang digunakan untuk menambahkan fungsi interaktif pada halaman web.
Penjelasan File PHP
Beberapa file penting yang terdapat pada proyek antara lain:
- index.php → Halaman utama aplikasi yang berfungsi sebagai halaman login.
- koneksi.php → File yang digunakan untuk menghubungkan aplikasi dengan database MySQL menggunakan konfigurasi host, username, password, dan nama database.
- admin.php → Halaman dashboard administrator setelah proses login berhasil.
- menu.php → Mengatur tampilan menu navigasi pada aplikasi.
- biaya.php → Menampilkan data biaya jasa cuci.
- biaya_baru.php → Digunakan untuk menambahkan data biaya baru.
- biaya_edit.php → Digunakan untuk mengubah data biaya.
- biaya_hapus.php → Digunakan untuk menghapus data biaya.
- transaksi.php → Menampilkan data transaksi pelanggan.
- transaksi_baru.php → Digunakan untuk menambahkan transaksi baru.
- transaksi_edit.php → Digunakan untuk mengubah data transaksi.
- transaksi_hapus.php → Digunakan untuk menghapus data transaksi.
- laporan.php → Menampilkan laporan transaksi.
- cetak_nota.php → Digunakan untuk mencetak nota pembayaran.
- logout.php → Menghapus sesi login dan mengembalikan pengguna ke halaman login.
Penjelasan Kode yang Ditampilkan
Pada bagian tengah VS Code terlihat file index.php yang sedang dibuka. Potongan kode tersebut merupakan program untuk halaman login.
Kode tersebut memiliki fungsi sebagai berikut:
-
Memeriksa apakah tombol Login telah ditekan menggunakan fungsi
isset(). - Mengambil data username dan password yang dimasukkan pengguna.
- Menampilkan form login apabila pengguna belum berhasil masuk ke sistem.
-
Menampilkan pesan kesalahan (
$_SESSION['err']) jika username atau password yang dimasukkan tidak sesuai. - Mengirim data login ke server menggunakan metode POST untuk kemudian divalidasi dengan data yang terdapat pada database.
Penjelasan Langkah-Langkah
1. Masuk ke Direktori Proyek
Perintah yang digunakan:
cd C:\xampp\htdocs\jasa
Perintah cd (Change Directory) digunakan untuk berpindah ke folder tempat aplikasi Jasa Cuci disimpan, yaitu di dalam direktori htdocs milik XAMPP. Setelah berada pada direktori tersebut, seluruh file aplikasi dapat dikelola melalui Command Prompt.
2. Memberikan Hak Akses Read Only
Perintah yang digunakan:
attrib +R index.php
Perintah attrib +R digunakan untuk memberikan atribut Read Only (R) pada file index.php. Dengan atribut ini, file menjadi terlindungi dari perubahan atau pengeditan secara langsung tanpa terlebih dahulu menghapus atribut tersebut. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan file penting agar tidak mudah dimodifikasi.
3. Memeriksa Atribut File
Perintah yang digunakan:
attrib index.php
Hasil yang ditampilkan:
A R C:\xampp\htdocs\jasa\index.php
Keterangan:
- A (Archive) → Menandakan file telah berubah sejak proses pencadangan (backup) terakhir.
- R (Read Only) → Menunjukkan bahwa file memiliki atribut hanya-baca (Read Only), sehingga tidak dapat diubah secara langsung.
Munculnya huruf R menandakan bahwa proses pemberian atribut Read Only berhasil dilakukan.
4. Menampilkan Isi Direktori
Perintah yang digunakan:
dir
Perintah dir digunakan untuk menampilkan seluruh isi folder C:\xampp\htdocs\jasa. Pada hasil tersebut terlihat berbagai file dan folder penyusun aplikasi, seperti:
-
index.php -
admin.php -
koneksi.php -
transaksi.php -
laporan.php -
menu.php -
Folder
css -
Folder
database -
Folder
fonts -
Folder
js
Daftar tersebut menunjukkan bahwa seluruh komponen aplikasi telah tersimpan pada direktori proyek dan siap dijalankan melalui web server Apache pada XAMPP.
Tujuan Pengujian
Penerapan atribut Read Only bertujuan untuk:
- Melindungi file penting agar tidak mudah diubah.
- Mengurangi risiko perubahan kode secara tidak sengaja.
- Menjaga integritas source code aplikasi.
- Meningkatkan keamanan file sistem pada web server.
Penjelasan Tampilan Disk Management
Disk Management merupakan utilitas bawaan Windows yang berfungsi untuk mengelola media penyimpanan, seperti hard disk dan partisi. Melalui fitur ini, administrator dapat melihat kapasitas penyimpanan, membuat partisi baru, menghapus partisi, memformat drive, maupun memeriksa kondisi disk.
Informasi Hard Disk
Berdasarkan gambar, terdapat dua buah hard disk yang terdeteksi oleh sistem, yaitu:
1. Disk 0
- Status : Basic
- Kapasitas : 19,99 GB
- Drive : C:
- Sistem File : NTFS
- Kondisi : Healthy (System)
Disk 0 merupakan hard disk utama yang digunakan sebagai media instalasi sistem operasi Windows Server. Seluruh file sistem dan aplikasi tersimpan pada partisi C: sehingga berfungsi sebagai drive utama.
2. Disk 1
- Status : Basic
- Kapasitas : 14,99 GB
- Drive : E: (zahra)
- Sistem File : NTFS
- Kondisi : Healthy
Disk 1 merupakan hard disk tambahan yang telah dibuat dan diberi label "zahra". Partisi ini dapat digunakan sebagai media penyimpanan data, backup, atau kebutuhan administrasi lainnya tanpa mengganggu sistem operasi pada drive C:.
Kondisi Partisi
Seluruh partisi memiliki status Healthy, yang menunjukkan bahwa:
- Hard disk berhasil dikenali oleh sistem operasi.
- Sistem file NTFS berfungsi dengan baik.
- Tidak terdapat kerusakan atau masalah pada partisi.
- Seluruh drive siap digunakan untuk menyimpan data.
Fungsi Penggunaan Disk Tambahan
Penambahan hard disk kedua (Disk 1) bertujuan untuk:
- Menyediakan ruang penyimpanan tambahan.
- Memisahkan data dengan sistem operasi.
- Menyimpan file backup aplikasi atau database.
- Mempermudah pengelolaan data oleh administrator.





